IATC - Indonesian Agrotechnology Training Centre & Consultant

  Training Agrobisnis - Konsultan Agro Teknologi - Agro Consultant Indonesia

Training Teknik Budidaya Jamur Tiram

PENGANTAR

Training Teknik Budidaya Jamur Tiram – Jamur Tiram (pleurotus ostreatus) adalah salah satu jenis jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan cirri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkarang mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Jamur tiram ini masih satu keluarga dengan Pleurotus eryngii dan sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom. Tubuh buah jamur tiram memiliki tangkai yang tumbuh menyamping dan bentuknya seperti tiram (ostreatus) sehingga jamur tiram mempunyai nama binomial Pleurotus ostreatus. Bagian tudung dari jamur tersebut berubah warna dari hitam, abu-abu, cokelat, hingga putih dengan permukaan yang hampir licin, diameter 5-20 cm yang bertepi tudung mulus sedikit berlekuk. Selain itu, jamur tiram juga memiliki spora berbentuk batang berukuran 8-11×3-4 mikrometer serta miselia berwarna putih yang bisa tumbuh dengan cepat. Dialam bebas jamur tiram bisa kita jumpai hampir disepanjang tahun di hutan pegunungan daerah yang sejuk. Tubuh buah saling bertumpuk di permukaan batang pohon yang sudah melapuk atau pokok batang pohon yang sudah ditebang karena jamur tiram adalah salah satu jenis jamur kayu. Untuk itu saat ingin membudidayakan jamur ini, substrat yang dibuat harus memperhatikan habitat alaminya. Dalam budidaya jamur tiram dapat menggunakan substrat seperti kompos, serbuk gergaji, kayu, ampas tebu atau sekam.

Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam budidaya jamur tiram diantaranya faktor ketinggian dan persyaratan lingkungan, sumber bahan baku untuk substrat tanam dan sumber bibit. Miselium dan tubuh buahnya tumbuh dan berkembang baik pada suhu 26-300C. Jamur tiram mulai dibudidayakan sejak tahun 1900, dan budidaya jamur ini tergolong sederhana karaena biasanya dipelihara dengan media tanam serbuk gergaji steril yang dikemas dalam kantung plastik. Jamur tiram di nilai memeiliki beberapa manfaat untuk manusia diantaranya yaitu sebagai makanan, menurunkan kolesterol, sebagai antibacterial dan antitumor, serta dapat mengahsilkan enzim hidrolisis dan enzim oksidasi. Selain itu, jamur tiram juga dapat berguna dalam membunuh nematoda ( cacing du usus). Jamur tiram ini memiliki juga manfaat untuk kesehatan manusia diantaranya, dapat mengurangi kolesterol dan jantung lemah, serta beberapa penyakit lainnya. Jamur ini juga dipercaya mempunyai khasiat obat untuk berbagai penyakit seperti penyakit lever, diabetes, dan anemia. Selain itu jamur tiram juga dapat bermanfaat sebagai antiviral dan antikanker serta menurunkan kadar kolesterol tinggi. Untuk itu Associated IATC Consultant mengajak para UKM, para pengusaha, dan instrument yang berkaitan dengan agroteknologi agar mengetahui teknik budidaya jamur tiram, sehingga dapat mengahsilkan jamur tiram yang berkualitas baik serta berdaya jual tinggi.

MANFAAT

Training Teknik Budidaya Jamur Tiram ini sebagai alat bantu untuk para petani jamur tiram atau penghobi tanaman yang masih pemula serta instrument yang berkaitan dengan pertanian atau perkebunan agar dapat mengetahui cara atau teknik budidaya jamur tiram dengan  baik dan benar sehingga mengahasilkan jamur tiram yang berkualitas dan berdaya jual tinggi.

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang jamur tiram
  2. Mengetahui cara memilih bibit jamur tiram yang berkualitas baik
  3. Mengetahui jenis – jenis jamur
  4. Mengetahui teknik atau cara menanam jamur tiram dengan  baik dan benar
  5. Mengahsilkan jamur tiram yang berkualitas dan berdaya jual tinggi

METODE PELAKSANAAN

Training Teknik Budidaya Jamur Tiram ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dari instruktur yang ahli ( langsung di Lab dan balai pelatihan).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha pertanian cabai ,dan instrument lain yang berhubungan dengan pertanian .

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang pangan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta (biaya sudah termasuk akomodasi penginapan)

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp: 021- 32805064

Mobile: 081311227684, 0856 1510 195

 

Training Teknik Dasar Budidaya Jamur Kuping

PENGANTAR

Training Teknik Dasar Budidaya Jamur Kuping – Jamur kuping (Auricularia auricular) merupakan salah satu kelompok jelly fungi yang masuk ke dalam kelas Basidiomycota dan mempunyai tekstur jelly yang unik. Jamur yang masuk dalam kelas ini umumnya makroskopis atau mudah dilihat dengan mata telanjang. Miseliumnya bersekat dan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu miselium primer (miselium yang sel-selnya berinti satu umumnya berasal dari perkembangan basidiospora) dan miselium sekunder (miselium yang sel penyusunnya berinti dua miselium ini merupakan hasil konjugasi dua miselium primer atau persatuan dua basidiospora). Selain budidaya jamur tiram dan jamur merang yang banyak diminati pasar, saat ini jamur kuping menjadi bagian dari jenis jamur konsumsi yang mulai dibudidayakan para petani. Jamur kuping memiliki bentuk tubuh yang melebar seperti bentuk daun telinga manusia, karena itulah jamur yang masuk dalam kelompok jelly fungi ini di beri nama jamur kuping oleh masyarakat luas. Umumnya jamur kuping bisa ditanam di daerah beriklim dingin sampai daerah yang beriklim panas. Namun idealnya jamur konsumsi ini akan tumbuh subur pada suhu diantara 20-300C, dengan tingkat kelembapan sekitar 80-90%. Ada beberapa jenis jamur kuping yang mulai dibudidayakan petani di Indonesia antara lain jamur kuping merah, jamur kuping hitam, dan jamur kuping agar.

Kandungan nutrisi jamur kuping sendiri terdiri dari kadar air, protein, lemak, karbihidrat, serat abu dan nilai energy sebesar 351 kal. Sedangkan kandungan mineral jamur ini tersusun oleh K, P, Ca, Na, Mg, Cu dan beberapa elemen mikro lainnya. Kandungan tersebut biasanya dimanfaatkan konsumen sebagai salah satu bahan pangan yang nikmat dan juga bagus untuk kesehatan. Disamping itu jamur kuping hitam juga bermanfaat untuk obat sakit jantung, menurunkan kolesterol, juga sebagai anti pendarahan. Bahkan untuk pemasarannya, para petani bisa menawarkan jamur kuping segar ataupun jamur kuping kering yang harganya laris dipasaran. Potensi inilah yang mendorong sebagian besar masyarakat untuk mulai tertarik menekuni bisnis budidaya jamur kuping sebagai alternative peluang usaha yang cukup menjanjikan. Untuk itu Associated IATC Consultant mengajak para UKM, para pengusaha, dan instrument yang berkaitan dengan agroteknologi agar mengetahui teknik budidaya jamur kuping, sehingga dapat mengahsilkan jamur kuping yang berkualitas baik serta berdaya jual tinggi.

MANFAAT

Training Teknik Budidaya Jamur Kuping ini sebagai alat bantu untuk para petani jamur kuping atau penghobi tanaman yang masih pemula serta instrument yang berkaitan dengan pertanian atau perkebunan agar dapat mengetahui cara atau teknik budidaya jamur kuping dengan  baik dan benar sehingga mengahasilkan jamur kuping yang berkualitas dan berdaya jual tinggi.

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang jamur kuping
  2. Mengetahui cara memilih bibit jamur kuping yang berkualitas baik
  3. Mengetahui jenis – jenis jamur
  4. Mengetahui teknik atau cara menanam jamur kuping dengan  baik dan benar
  5. Mengahsilkan jamur kuping yang berkualitas dan berdaya jual tinggi

METODE PELAKSANAAN

Training Teknik Budidaya Jamur Kuping ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dari instruktur yang ahli ( langsung di Lab dan balai pelatihan).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha pertanian cabai ,dan instrument lain yang berhubungan dengan pertanian .

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang pangan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 2X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta (biaya sudah termasuk akomodasi penginapan)

DURASI

3 HARI ( efektif 21 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp: 021- 34609080

Mobile: 081311227684

Klien Kami
error: Peringatan..!! Anda tidak di izinkan mengcopy tulisan ini tanpa izin, Jika anda menginginkan Sylabus Untuk Training ini Silahkan Call: 021-32805064