IATC - Indonesian Agrotechnology Training Centre & Consultant

  Training Agrobisnis - Konsultan Agro Teknologi - Agro Consultant Indonesia

Training Perbaikan Teknik Budidaya Sayuran dan Tanaman Hias

PENGANTAR

Training Perbaikan Teknik Budidaya Sayuran dan Tanaman Hias – Sayuran atau sayur merupakan tanaman yang  mengandung kadar air tinggi yang dikonsumsi oleh manusia dalam keadaan segar. Sayuran ada yang dikonsumsi secara mentah (lalapan) atau ada juga yang dikonsumsi dengan dimasak terlebih dahulu, ada yang direbus, kukus, tumis dan lain sebagainya. Sayuran ada berbagai macam jenisnya diantaranya ada yang berbentuk umbi (kentang, wortel, bawang, dll), ada yang berbentuk buah (tomat, terong, cabai, dll), ada yang berbentuk daun (bayam, kangkung, sawi, dll), serta berbentuk bunga (kecomrang dan turi). Teknik menanam sayuran juga beraneka ragam ada yang menggunakan wadah atau polibag, ada juga yang ditanam di atas air, ada juga yang langsung di tanam di dalam tanah. Untuk itu perlu adanya teknik yang baik dan benar dalam menanam sayuran sehingga menghasilkan sayur yang berkualitas baik.

Tanaman hias merupakan semua tanaman yang mencakup tumbuhan baik itu semak, perdu, merambat, bunga ataupun pohon. Dalam konteks umum, tanaman hias adalah salah satu dari pengelompokan berdasarkan fungsi dari tanaman hortikultura. Bagian yang dimanfaatkan orang tidak semata bunga, tetapi kesan keindahan yang dimunculkan oleh tanaman ini. Selain bunga (warna dan aroma), daun, buah, batang, bahkan pepagan dapat menjadi komponen yang dimanfaatkan. Sebagai contoh, beberapa ranting tumbuhan yang mengeluarkan aroma segar dapat diletakkan di ruangan untuk mengharumkan ruangan dapat menjadikannya sebagai tanaman hias. Menanam tanaman hias juga memerlukan teknik yang tepat untuk menghasilkan hasil yang baik, karena media yang digunakan juga berbeda–beda untuk setiap jenis tanaman hias. Untuk itulah perlu pengetahuan untuk mengetahui teknik yang tepat dan baik dalam menanam tanaman hias.

MANFAAT

Training Perbaikan Teknik Budidaya Sayuran dan Tanaman Hias ini sebagai alat bantu para pengusaha perkebunan sayur dan tanaman hias untuk mengetahui teknik atau cara penananaman sayuran dan tanaman hias yang baik dan benar, sehingga dapat menghasilkan sayuran dan tanaman hias yang berkualitas baik.

TARGET & TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang sayuran dan tanaman hias
  2. Mengetahui cara memilih bibit sayuran dan tanaman hias yang bermutu
  3. Mengetahui jenis – jenis sayuran dan tanaman hias
  4. Mengetahui teknik penananaman yang baik dan benar
  5. Menghasilkan sayuran dan tanaman hias yang berkualitas baik.

METODE PELAKSANAAN

Training Perbaikan Teknik Budidaya Sayuran dan Tanaman Hias ini menggunakan metode partisipatif (50% teori dan 50% praktek), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan praktek di lapangan dari instruktur yang ahli (langsung di Lab dan balai pelatihan).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha perkebunan sayur, pengusaha tanaman hias , dan instrument lain yang berhubungan dengan perkebunan.

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang pangan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta (biaya sudah termasuk akomodasi penginapan)

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp: 021- 32805064

Mobile: 081311227684, 0856 1510 195

 

Training Teknik Budidaya Cabai Hibrida Dengan Sistem Mulsa Plastik

PENGANTAR

Training Teknik Budidaya Cabai Hibrida Dengan Sistem Mulsa Plastik – Menanam cabe adalah kegiatan budidaya di bidang pertanian yang bisa dibilang cukup menarik dibandingkan dengan menanam tanaman holtikultura yang lain, karena menanam cabe membutuhkan keahlian dan intesitas perawatan yang lebih intensif. Belakangan ini banyak dilakukan budidaya cabe hibrida dengan sistem mulsa plastik dan mulai dipraktekkan pada jenis cabe Hero, Hot Beauty, Ever-Flavor, Long Chili maupun pada cabe Paprika. Dimungkinkan juga dilakukan pada usaha tani cabe keriting hibrida maupun cabe kecil/rawit hibrida. Alasan utama sistem mulsa plastic di gunakan pada cabe-cabe hibrida adalah untuk mengimbangi biaya pengadaan, sehingga meningkatkan hasil cabe yang lebih tinggi dari pada cabe biasa sehingga secara ekonomis menguntungkan. Mulsa plastik sendiri adalah material penutup tanaman budidaya yang dimaksudkan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit sehingga membuat tanaman tersebut tumbuh dengan baik. Mulsa plastic dibedakan menjadi dua macam dilihat dari bahan asalnya yaitu mulsa organic dan anorganik. Mulsa organic berasal dari bahan alami yang mudah terurai seperti sisa-sisa tanaman (jerami dan alang-alang), dan biasanya diberikan pada saat tanaman sudah ditanam ke media tanah. Sedangkan mulsa anorganik terbuat dari bahan sintetis yang sukar/tidak dapat terurai di tanah. Contoh mulsa anorganik adalah mulsa plastic, mulsa plastic hitam perak atau karung, dan biasanya mulsa plastic dipasang sebelum tanaman ditanam di media tanah, biasanya banyak digunakan dalam budidaya cabai atau melon.

Budidaya tanaman cabe hibrida dengan sistem mulsa plastic merupakan perbaikan kultur teknik kearah yang lebih intensif. Pada umumnya sistem budidaya cabe di pusat-pusat produksi cabe masih menggunakan benih local dan populasi tanaman per hektarnya tinggi. Populasi atau banyaknya tanaman yang sangat rapat ini dapat mengakibatkan penangkapan sinar matahari setiap tanaman berkurang dan kelembaban udara di sekitar kebun menjadi tinggi. Kelembaban yang tinggi akan menyebabkan meningkatnya serangan hama dan penyakit. Perbaikan kultur teknik budidaya cabe secara intensif untuk meningkatkan produksi maupun kualitas hasil diantaranya adalah penggunaan benih unggul dari varietas hibrida yang bermutu tinggi, penerapan mulsa plastic, pemupukan yang seimbang, pengendalian hama dan penyakit, serta cara-cara lain yang khas seperti pemasangan terus dan perempelan tunas ataupun daun. Untuk itu Associated IATC Consultant mengajak para petani cabai, para UKM, dan instrument yang berkaitan dengan pertanian dan perkebunan agar mengetahui teknik budidaya cabai hibrida dengan sistem mulsa plastic serta dapat mengahsilkan cabai hibrida yang berdaya jual tinggi.

 MANFAAT

Training Teknik Budidaya Cabai Hibrida dengan Sistem Mulsa Plastik ini sebagai alat bantu untuk para petani cabai atau penghobi tanaman yang masih pemula serta instrument yang berkaitan dengan pertanian atau perkebunan agar dapat mengetahui cara atau teknik budidaya cabai hibrida dengan menggunakan mulsa plastik yang baik dan benar sehingga mengahasilkan cabai hibrida yang berkualitas dan berdaya jual tinggi.

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang teknologi mulsa plastik
  2. Mengetahui cara memilih bibit cabai hibrida yang berkualitas dan sesuai dengan sistem mulsa plastik
  3. Mengetahui jenis – jenis sistem mulsa plastik
  4. Mengetahui teknik atau cara menanam cabai hibrida dengan sistem mulsa plastik yang baik dan benar
  5. Mengahasilkan cabai hibrida yang berkualitas dan berdaya jual tinggi

METODE PELAKSANAAN

Training Teknik Budidaya Cabai Hibrida dengan Sistem Mulsa Plastik ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dari instruktur yang ahli ( langsung di Lab dan balai pelatihan).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha pertanian cabai ,dan instrument lain yang berhubungan dengan pertanian .

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang pangan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta (biaya sudah termasuk akomodasi penginapan)

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp: 021- 32805064

Mobile: 081311227684, 0856 1510 195

 

Training Teknik Dasar Budidaya Jamur Kuping

PENGANTAR

Training Teknik Dasar Budidaya Jamur Kuping – Jamur kuping (Auricularia auricular) merupakan salah satu kelompok jelly fungi yang masuk ke dalam kelas Basidiomycota dan mempunyai tekstur jelly yang unik. Jamur yang masuk dalam kelas ini umumnya makroskopis atau mudah dilihat dengan mata telanjang. Miseliumnya bersekat dan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu miselium primer (miselium yang sel-selnya berinti satu umumnya berasal dari perkembangan basidiospora) dan miselium sekunder (miselium yang sel penyusunnya berinti dua miselium ini merupakan hasil konjugasi dua miselium primer atau persatuan dua basidiospora). Selain budidaya jamur tiram dan jamur merang yang banyak diminati pasar, saat ini jamur kuping menjadi bagian dari jenis jamur konsumsi yang mulai dibudidayakan para petani. Jamur kuping memiliki bentuk tubuh yang melebar seperti bentuk daun telinga manusia, karena itulah jamur yang masuk dalam kelompok jelly fungi ini di beri nama jamur kuping oleh masyarakat luas. Umumnya jamur kuping bisa ditanam di daerah beriklim dingin sampai daerah yang beriklim panas. Namun idealnya jamur konsumsi ini akan tumbuh subur pada suhu diantara 20-300C, dengan tingkat kelembapan sekitar 80-90%. Ada beberapa jenis jamur kuping yang mulai dibudidayakan petani di Indonesia antara lain jamur kuping merah, jamur kuping hitam, dan jamur kuping agar.

Kandungan nutrisi jamur kuping sendiri terdiri dari kadar air, protein, lemak, karbihidrat, serat abu dan nilai energy sebesar 351 kal. Sedangkan kandungan mineral jamur ini tersusun oleh K, P, Ca, Na, Mg, Cu dan beberapa elemen mikro lainnya. Kandungan tersebut biasanya dimanfaatkan konsumen sebagai salah satu bahan pangan yang nikmat dan juga bagus untuk kesehatan. Disamping itu jamur kuping hitam juga bermanfaat untuk obat sakit jantung, menurunkan kolesterol, juga sebagai anti pendarahan. Bahkan untuk pemasarannya, para petani bisa menawarkan jamur kuping segar ataupun jamur kuping kering yang harganya laris dipasaran. Potensi inilah yang mendorong sebagian besar masyarakat untuk mulai tertarik menekuni bisnis budidaya jamur kuping sebagai alternative peluang usaha yang cukup menjanjikan. Untuk itu Associated IATC Consultant mengajak para UKM, para pengusaha, dan instrument yang berkaitan dengan agroteknologi agar mengetahui teknik budidaya jamur kuping, sehingga dapat mengahsilkan jamur kuping yang berkualitas baik serta berdaya jual tinggi.

MANFAAT

Training Teknik Budidaya Jamur Kuping ini sebagai alat bantu untuk para petani jamur kuping atau penghobi tanaman yang masih pemula serta instrument yang berkaitan dengan pertanian atau perkebunan agar dapat mengetahui cara atau teknik budidaya jamur kuping dengan  baik dan benar sehingga mengahasilkan jamur kuping yang berkualitas dan berdaya jual tinggi.

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang jamur kuping
  2. Mengetahui cara memilih bibit jamur kuping yang berkualitas baik
  3. Mengetahui jenis – jenis jamur
  4. Mengetahui teknik atau cara menanam jamur kuping dengan  baik dan benar
  5. Mengahsilkan jamur kuping yang berkualitas dan berdaya jual tinggi

METODE PELAKSANAAN

Training Teknik Budidaya Jamur Kuping ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dari instruktur yang ahli ( langsung di Lab dan balai pelatihan).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha pertanian cabai ,dan instrument lain yang berhubungan dengan pertanian .

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang pangan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta (biaya sudah termasuk akomodasi penginapan)

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp: 021- 32805064

Mobile: 081311227684, 0856 1510 195

 

Training Pengolahan Pasca Panen Jagung dan Ketela Pohon Untuk Berbagai Produk Olahan

PENGANTAR

Training Pengolahan Pasca Panen Jagung dan Ketela Pohon Untuk Berbagai Produk Olahan – Di dalam dunia pertanian dan perkebunan di masyarakat luas biasanya pengolahan pasca panen menjadi suatu hal yang menjadi kendala, karena sulitnya untuk mencari ide untuk mengolah hasil pertanian dan perkebunan menjadi produk olahan. Diantara sekian banyak hasil perkebunan salah satunya yaitu jagung dan ketela pohon, yang mana banyak ditanam di berbagai penjuru tanah air bahkan penjuru dunia. Jagung ( Zea mays L ) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Kandungan karbohidrat di dalam jagung menjadikan bahan makanan pokok disebagian daerah di Indonesia seperti di Madura dan Nusa Tenggara. Selain itu jagung juga menjadi bahan makanan alternative di Negara Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Selain menjadi bahan makanan pokok untuk manusia, jagung juga banyak dimanfaatkan untuk pakan ternak. Jagung juga banyak diolah untuk bahan baku industry diantaranya menjadi tepung jagung atau Maizena. Disamping untuk siklus pertumbuhannyapun tidak terlalu lama sekitar 80 – 150 hari. Selain bijinya yang dapat diolah , bagian yang lain dari jagung juga dapat diolah seperti tongkol / bonggolnya dan daunnya. Selain itu juga jagung bisa dijadikan menjadi berbagai produk olahan seperti selai jagung, nugget jagung, emping jagung, dodol jagung, sirup jagung, dan lain sebagainya.

Ketela pohon, ubi kayu, atau singkong ( Manihot Uttilisima ) merupakan tanaman perdu tahunan tropika dan subtropika dari suku Euphorbiaceae. Tanaman ini dijadikan bahan makanan pokok oleh sebagian masyarakat terutama bagian umbi dan daunnya ( daun singkong ). Meskipun dijadikan makanan pokok ternyata umbi ketela pohon miskin akan protein tetapi kaya akan karbohidrat. Sumber protein yang tinggi justru berada pada daunnya yaitu mengandung protein Asam Amino Metionina. Produksi singkong dunia diperkirakan mencapai 184 juta ton pada tahun 2002. Sebagian besar produksi dihasilkan di Afrika 99,1 juta ton dan 33,2 juta ton di Amerika Latin dan Kepulauan Karibia. Selain sebagai makanan pokok manusia singkong juga dijadikan untuk pakan ternak salah satunya adalah Babi. Selain itu juga ketela pohon bisa dijadikan menjadi berbagai produk olahan seperti brownies singkong, kripik singkong, tape singkong, getuk singkong, dan lain sebagainya.

MANFAAT

Training Pengolahan Pasca Panen Jagung dan Ketela Pohon Untuk Berbagai Produk Olahan ini sebagai alat bantu para petani jagung dan singkong serta para pengusaha kuliner untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang cara pengolahan pasca panen jagung dan ketela pohon, sehingga menjadi produk olahan yang beraneka ragam, cita rasa yang tinggi, dan sesuai dengan pangsa pasar yang berada di masyarakat.

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang jagung dan ketela pohon
  2. Mengetahui cara pemilihan bahan dasar jagung dan singkong yang berkualitas
  3. Mengetahui jenis – jenis produk olahan dari jagung dan singkong
  4. Mengetahui cara pengolahan produk olahan Jagung dan singkong
  5. Menghasilkan produk olahan yang berkualitas dan cita rasa yang tinggi

METODE PELAKSANAAN

Training Pengolahan Pasca Panen Jagung dan Ketela Pohon Untuk Berbagai Produk Olahan ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dari instruktur yang ahli ( langsung di Lab dan balai pelatihan).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha perkebunan, dan instrument lain yang berhubungan dengan pertanian.

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang perkebunan & Associated Consultant IATC

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 3.500.000 / peserta (biaya belum termasuk akomodasi penginapan)

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp: 021- 32805064

Mobile: 081311227684, 0856 1510 195

 

Klien Kami
error: Peringatan..!! Anda tidak di izinkan mengcopy tulisan ini tanpa izin, Jika anda menginginkan Sylabus Untuk Training ini Silahkan Call: 021-32805064