IATC - Indonesian Agrotechnology Training Centre & Consultant

  Training Agrobisnis - Konsultan Agro Teknologi - Agro Consultant Indonesia

Training Peternakan Sapi Potong

PENGANTAR

Training Peternakan Sapi Potong – Jika kita melihat peredaran daging sapi di indonesia, akan kita temukan banyak jenis-jenis daging sapi potong yang biasa di hasilkan oleh peternak lokal maupun impor. Di mana dari masing-masing jenis sapi tersebut memilik sifat genetika dan ciri khas tersendiri baik dari sisi bentuk fisik dan waktu pertumbuhanya. Sapi-sapi yang di jadikan sebagai sumber daging seperti: sapi ongole, sapi PO (peranakan ongole), sapi bali,dan sapi madura. Dan ada juga sapi yang biasa di ekspor ke negara tetangga seperti malaysia yaitu sapi aceh.

Dan survey di Indonesia saat ini mengatakan bahwa tidak dipungkiri bahwa kebutuhan daging sapi belum mampu di penuhi oleh para peternak lokal, sehingga bisnis sapi impor banyak di gandrungi para importir untuk memanfaatkan celah ini. Berbagai penyuluhan dan pendidikan sudah banyak di lakukan pemerintah ataupun lembaga konsultan seperti kami IATC by BMD Group Corporate, yaitu caranya dengan menyelenggarakan program-program pelatihan terkait dengan seluruh skill yang di butuhkan dalam usaha ternak yang saat ini mendominasi peternak lokal suli untuk maju.

Program Pelatihan Peternakan Sapi Potong yang di selenggarakan oleh IATC ini juga akan di kombinasikan dengan teknik bagaimana membuat pakan ternak yang tepat, pembibitan, manajemen kandang, hingga pemasaran yang menjadi kunci utama dalam membangun usaha ternak. Salah satunya dengan teknik online yang telah terbukti telah mendongkrak omset para peternak yang mulai melek terhadap teknologi saat ini.

MAKSUD & TUJUAN

Pelatihan Peternakan Sapi Potong ini di kemas dan di rancang untuk memberikan skill dan pengetahuan yang memadai dalam membangun usaha ternak sapi potong. Di harapkan setelah menyelesaikan program ini di antaranya peserta mampu:

  1. Mengidentifikasi peluang-peluang dalam usaha ternak khususnya sapi potong
  2. Merencanakan usaha ternak dengan cara yang paling mudah dan tepat sasaran
  3. Terbinanya komunitas dan komunikasi yang baik kepada para pebisinis sapi potong sehingga usaha ternak sapi potong di Indonesia semakin maju serta mampu memenuhi kebutuhan daging sapi nasional
  4. Setelah menyelesaikan program ini peserta mampu mempraktekan ilmu yang di dapat, di mana selama prosesnya berjalan mendapatkan bimbingan langsung khususnya dari pengajar yang berpengalaman dan umumnya dari para komunitas pengusaha ternak sapi potong.

KEUNGGULAN PROGRAM

Adapun keunggulan dari program Training Peternakan Sapi Potong ini yaitu:

  1. Dibimbing langsung oleh para pakar dalam budidaya dan peternakan sapi potong.
  2. Program ini bisa disesuaikan dan dikombinasikan terhadap: program-program CSR perusahaan, kegiatan swadaya masyarakat, kegiatan penyuluhan, program pengembangan desa tertinggal, program peningkatan ekonomi kerakyatan dan program-program sosial (non profit) lainya yang membutuhkan.
  3. Khusus untuk pemasaran secara online via internet akan mendapatkan bimbingan dan konsultasi tidak terbatas via email.

BAHAN AJAR YANG AKAN DISAMPAIKAN

  1. Teknik dan analisa prospek dan usaha ternak sapi potong di indonesia
  2. Manajemen kandang sapi potong: desain bangunan dan fasilitas pendukung
  3. Kesehatan ternak sapi potong: pemeliharaan, perawatan dan pengembangan
  4. Teknik membuat dan mengelola konsentrat dari berbagai bahan baku terbaik dan mudah di dapat.
  5. Pemanfaatan liimbah ternak menjadi pupuk, biogas dan berbagai alternatif teknologi lainnya.
  6. Manajemen perencanaan dan pemasaran usaha ternak sapi potong
  7. Teknik pemasaran; secara tradisional dan memanfaatkan teknologi seperti promosi via internet dengan sarana website ataupun jasa iklan/pemasaran online seperti: social media, situs-situs jual beli gratis, dan iklan premium di google
  8. Kunjungan ke kandang ternak percontohan dan ke rumah pemotongan hewan (RPH)

BAHAN AJAR PRAKTEK

  1. Desain dan perencanaan kandang
  2. Memilih bahan baku pakan ternak dan cara membuat pakan ternak
  3. Menganalisa kebutuhan pasar dengan analisa mesin pencarian informasi (google, yahoo, bing)
  4. Merencanakan promosi online via internet: membuat website yang di senangi mesin pencarian (google, yahoo, bing), menarik dan enak di baca, mempunyai daya tarik dan daya jual tinggi dan proses perawatan.

SIAPA YANG PERLU HADIR..??

Pengusaha ternak yang bisnisnya stagnan karena tidak maju, masyarakat yang ingin memulai bisnis sapi secara perlahan namun pasti, para investor yang ingin berbisnis ternak, program corporate social responsibility (CSR) baik perusahaan/kepemerintahan, para profesional/praktisi yang ingin mendekati masa pensiun namun ingin tetap memiliki aktifitas dan penghasilan di masa tua, dan lain-lainnya.

Edy Sophian, S.PT & Team

Beliau adalah seorang praktisi yang sudah sangat berpengalaman dibidang Peternakan. Latar belakang beliau sebagai praktisi diberbagai kegiatan seperti: Tenaga teknisi sinkronisasi birahi dan inseminasi buatan di Cibinong, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan tahun 2002, Tenaga teknisi reproduksi dan kesehatan ternak di P2 Bioteknologi LIPI 2002-sekarang, Tenaga teknisi inseminasi buatan dan embrio transfer di Kalimantan Selatan, Sumatera Barat dan Jawa Barat  tahun 2003, Tenaga teknisi inseminasi buatan di Nusa Tenggara Timur tahun 2004-sekarang, Tenaga teknisi inseminasi buatan dan embrio transfer di Bantaeng, Enrekang (Sulsel) dan Kendari (Sultra) tahun 2005, Teknisi kegiatan Ristek ATP  2008 di Kab. Jembrana, Bali dan Palembang tahun 2008-2010, Teknisi kegiatan Penerapan Teknologi Reproduksi Ternak Sapi dan Kerbau Ristek 2009 di Sumbawa, NTB tahun 2009 – 2010, Teknisi Kegiatan Kompetitif 2010 tahun 2010-2011, Teknisi Kegiatan IPTEKDA Bottum Up 2010 di Kab. Toraja Utara, Teknisi Kegiatan IPTEKDA Khusus 2011 di Kab. Gowa  Sulawesi Selatan, Teknisi Kegiatan IPTEKDA Khusus 2011 di Kab. Aceh Besar  NAD, Teknisi kegiatan Penerapan Teknologi Reproduksi Ternak Sapi  Ristek 2011 (SiDa)di Lombok Barat, NTB tahun 2011-2012, Tenaga Ahli Untuk Pelaksanaan seleksi betina produktif inseminasi buatan dan embrio transfer sapi dan kerbau di Enrekang (Sulsel) kerjasama degan Disnak dan Pemda Enrekang tahun 2011-2012, Pengajar dan Instruktur  pada Pelatihan Teknologi Peternakan di Disnak Kab Malinau Kaltara tahun 2010-2013, Pengajar dan Instruktur  pada Pelatihan Inseminasi Buatan dan Diagnosa Kebuntingan Pada Sapi di Disnak Mataram NTB tahun 2011-2013, Koordinator dan TIM Teknisi Kegiatan IPTEKDA Penggemukan Sapi Potong Di Bogor Jawa Barat tahun 2012-2013, Tenaga Teknisi Kegiatan IPTEKDA Budidaya Ternak Kerbau di LEBAK BANTEN tahun 2013, Tenaga Ahli Untuk Pelaksanaan seleksi betina produktif inseminasi buatan dan embrio transfer sapi dan kerbau di, Enrekang (Sulsel) kerjasama dengan Disnak dan Pemda Enrekang tahun 2013, Tenaga Teknisi Kegiatan Usaha Pembibitan sapi Village Breeding Center Dalam rangka Pemberdayaan Masyarakat Dikawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu Kabupaten Siak KEGIATAN KONPETITIF tahun 2013-2015. Jadi pengalaman beliau tidak diragukan lagi sudah pasti berkompeten dibidang peternakan.

 BIAYA PENDAFTARAN

Rp 3.300.000/peserta belum termasuk pajak, dan sudah termasuk fasilitas: Perlengkapan pelatihan dan praktikum, makan siang, snack, penginapan untuk 2 malam, transportasi kunjungan PP (penginapan, meeting room & lokasi praktek). Dan untuk menginap di Smart City Hotel Serpong BSD/Wisma Tamu Puspiptek/POP Hotels Serpong BSD tergantung ketersediaan kamar pada saat pelatihan dengan 1 kamar di huni oleh 2 orang (sharing)

Note: Dengan menambah biaya akomodasi Rp 750.000/orang anda akan mendapatkan website profesional yang bisa digunakan untuk memasarkan produk hasil peternakan sapi potong yang anda produksi dan sebagai profil usaha untuk sarana promosi.

Training Teknik Budidaya Peternakan Domba Garut

PENGANTAR

Training Teknik Budidaya Peternakan Domba Garut – Domba garut (ovis aries) atau biasa juga disebut domba priangan adalah jenis domba yang berasal dari daerah Limbangan kabupaten Garut. Domba ini merupakan percampuran /hasil perkawinan antara domba local dengan domba jenis capstaad yang berasal dari Afrika Selatan dan domba merino yang berasal dari Australia. Sebelumnya domba capstaad sudah ada lebih dahulu di garut, sementara domba merino baru didatangkan ke Garut pada abad ke-19. Dari ke tiga jenis domba itulah maka lahir varietas baru yang kemudian diberi nama domba Garut. Postur tubuh domba Garut cenderung lebih bulat dibandingkan dengan kambing yang ramping, daun telinganya panjang dan terkulai. Domba garut adalah jenis domba tropis bersifat proliflic yaitu dapat beranak lebih dari dua ekor dalam satu siklus kelahiran, dimana dalam periode satu tahun domba Garut dapat mengalami dua siklus kelahiran. Berat tubuh untuk domba pejantan bisa mencapai 60-80 kg bahkan ada yang dapat mencapai lebih dari 100 kg. Sedangkan domba betina memiliki berat antara 30-50 kg. Ciri fisik domba Garut jantan yaitu bertanduk, berleher besar, dan kuat dengan corak warna putih, hitam, cokelat atau campuran ketiganya. Sedangkan cirri fisik domba Garut betina dominan tidak bertanduk kalaupun bertanduk namun kecil dengan warna serupa domba jantan.

Cara pemeliharaan domba Garut tidaklah mudah atau sembarangan, selain diberi rumput pilihan domba ini juga sering diberi susu yang dicampur madu. Belum lagi pemeliharaan fisiknya yang harus tetap dijaga kebersihan dan kesehatannya. Keberhasilan peternakan domba Garut tidak hanya terletak pada usaha pengembangan jumlah ternak yang dipelihara, namun juga pada perawatan dan pencegahan penyakit. Perawatan tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan saja tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kinerjanya, sehingga kesehatan domba tetap terpelihara dan dapat berproduksi dengan baik. Pengawasan dan pengobatan domba memerlukan pertimbangan dari berbagai segi, baik segi penyakit (ringan, tidak menular, atau menular) maupun dari segi ekonomis. Beberapa bagian dari perawatan domba yang penting untuk dilakukan adalah pemandian ternak, grooming, penjemuran dan exercise ternak, pemotongan kuku, pencukuran bulu, pemotongan tali pusar, penghilangan tanduk/dehorning, dan pembuatan identifikasi. Untuk itu Associated IATC Consultant mengajak para pengusaha peternakan domba, para UKM di daerah, dan instrument yang berkaitan dengan peternakan domba agar dapat  mengetahui teknik budidaya domba Garut berbasis green farm, sehingga dapat mengahsilkan domba Garut yang berkualitas baik dan berdaya jual tinggi.

MANFAAT

Training Teknik Budidaya Peternakan Doma Garut ini sebagai alat bantu para pengusaha dan peternak domba untuk mengetahui cara beternak  domba yang baik, dapat memilih bibit ternak yang berkualitas, mengetahui jenis – jenis  domba, mengetahui pakan ternak yang tepat dan menghasilkan domba Garut yang berkualitas baik.

BAHAN MATERI                           

  • Analisa Usaha (rancangan bisnis peternakan)
  • Manajemen kandang
  • Manajemen kesehatan ternak
  • Manajemen pakan ternak
  • Produksi ternak
  • Perkawinan domba Garut
  • Aplikasi teknologi terapan reproduksi ternak

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang  domba Garut
  2. Mengetahui jenis – jenis  domba yang ada di Indonesia
  3. Mengetahui pakan ternak yang baik untuk  domba Garut
  4. Mengetahui manfaat yang diperoleh dari  domba Garut
  5. Menghasilkan kulaitas  domba Garut  yang baik dan sehat

METODE PELAKSANAAN

Training Teknik Budidaya Peternakan Domba Garut ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dengan  instruktur yang ahli ( lansung di balai pelatihan ).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha peternakan kambing dan domba , dan instrument lain yang berhubungan dengan peternakan .

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang peternakan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Kaos, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta

Biaya sudah termasuk akomodasi penginapan.

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI PELATIHAN

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp. 021-32805064

Cp: 081311227684, 0856 1510 195

 

Training Teknik Budidaya Ayam Potong

PENGANTAR

Training Teknik Budidaya Ayam Potong atau Broiler – Ayam potong atau pedaging (broiler) merupakan salah satu ayam ras yang mampu tumbuh pesat, sehingga menghasilkan daging dalam tempo waktu yang tidak terlalu lama (5-7 minggu). Saat ini usaha ternak ayam potong bisa dibilang cukup mudah, bahkan didukung penuh oleh para pemilik atau pedagang besar (supplier DOC) yang mau menyuplai semua kebutuhan mulai dri DOC (anak ayam sehari), pakan ternak dan vitamin tambahan.  Skema yang mereka tawarkan biasanya 50%:50% dari keuntungan bersih dengan skema inilah biasanya peternak ayam potong hanya menyiapkan kandang beserta alat-alat untuk memelihara ayam potong.

Yang menjadi tantangan dalam berbisnis ternak ayam selain persaingan usaha, salah satunya adalah pemilihan bakalan ayam dan kualitas pakan yang di gunakan. Di mana hal tersebut mempunyai peran penting dalam menentukan hasil panen ternak. Oleh karena pengetahuan dan edukasi terkait dengan cara beternak yang benar sangat penting untuk menunjang kesuksesan peternak dalam menghasilkan produk unggulan. Dalam kesempatan baik ini IATC sebagai agrotechnology consultant bermaksud menyelenggaran program Pelatihan Teknik Budidaya Ayam Potong yang sangat membantu para peternak dalam menjalankan bisnis perternakanya.

MAKSUD & TUJUAN

Program ini di maksudkan untuk memberikan bekal yang memadai terkait dengan strategi usaha dan teknik berternak ayam yang tepat sebagai modal utama dalam berbisnis ternak ayam. Sehingga kualitas ayam potong yang di hasilkan berkualitas dan mempunyai daya jual yang tinggi

MODUL PELATIHAN

  • Pengantar pengenalan ayam potong
  • Strategi bisnis dan prospek berternak ayam potong
  • Pemilihan bakalan
  • Manajemen kandang
  • Manajemen pakan/meramu pakan konsentrat
  • Manajemen pemeliharaan dan perawatan
  • Kiat sukses membangun usaha ternak ayam potong.

METODE PELAKSANAAN

Program menggunakan metode interaktif, dimana untuk pembekalan teori sekitar usaha ternak ayam di sampaikan didalam kelas, dan untuk menjelaskan secara aplikasi di lakukan kunjungan untuk melihat cara beternak yang benar.

PESERTA YANG DI REKOMENDASIKAN

Kelompok UKM di daerah, pengusaha peternakan ayam potong, dan instrument lain yang berhubungan dengan peternakan.

INSTRUKTUR                                                                        

Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 3.750.000 / peserta

Biaya sudah termasuk akomodasi penginapan.

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI PELATIHAN

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Phone: 021-32805064

Kontak Person: 081311227684, 0856 1510 195

 

Training Pembuatan Usaha Ternak Kambing dan Domba

PENGANTAR

Training Pembuatan Usaha Ternak Kambing dan Domba – Kambing merupakan salah satu hewan yang memamah biak yang hidup di Negara tropis, karena makanan utamanya yaitu rumput – rumputan dan dedaunan yang tumbuh di lahan luas dan liar. Kambing juga merupakan salah satu binatang yang di ternak oleh manusia, karena selain dagingnya kambing juga menghasilkan kulit dan susu. Pada dasarnya kambing memiliki jenggot, dahi cembung, ekor yang agak ke atas, dan hamper seluruhnya berbulu lurus dan kasar. Kambing yang hidup di Indonesia ada beberapa jenis diantaranya kambing Ettawa, kambing kacang, kambing peranakan ettawa, kambing Jawarandu, dan kambing Saanen. Kambing berkembang biak dengan melahirkan. Kambing bisa melahirkan dua hingga tiga ekor anak, setelah bunting selama 150 hingga 154 hari. Dewasa kelaminnya dicapai pada usia empat bulan. Dalam setahun, kambing dapat beranak sampai dua kali.

Domba masuk dalam sub family Caprinae dan family Bovidae, Genus Ovis mencakup semua jenis domba, sedangkan domba domestikasi termasuk ke dalam spesiesOvis aries. Di dunia ada sekitar tujuh species domba diantaranya, Argali, domba peliharaan, Bighom sheep, Thinhorn sheep, Mouflon, Domba salju, dan Urial. Banyaknya ras domba membuat orang biasa membagi berdasarkan kemanfaatannya yaitu domba yang diambil bulunya ( wol ), domba yang di ambil dagingnya, dan domba yang diambil bulu dan dagingnya. Daging domba merupakan salah satu bagian sumber protein dan lemak hewani. Manfaat lain dari ternak domba yaitu kulit dan bulunya yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kerajinan berbahan baku kulit bulu. Lokasi untuk peternakan domba sebaiknya berada di areal yang cukup luas, udaranya segar dan keadaan sekelilingnya tenang, dekat dengan sumber pakan ternak, memiliki sumber air, jauh dari daerah pemukiman dan sumber air penduduk.

MANFAAT

Training Pembuatan Usaha Ternak Kambing dan Domba ini sebagai alat bantu para pengusaha dan peternak kambing dan domba untuk mengetahui cara beternak kambing dan domba yang baik, dapat memilih bibit ternak yang berkualitas, mengetahui jenis – jenis kambing dan domba, mengetahui pakan ternak yang tepat dan menghasilkan kambing dan domba yang berkualitas baik.

TARGET & TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang kambing dan domba
  2. Mengetahui jenis – jenis kambing dan domba yang ada di Indonesia
  3. Mengetahui pakan ternak yang baik untuk kambing dan domba
  4. Mengetahui manfaat yang diperoleh dari kambing dan domba
  5. Menghasilkan kulaitas kambing dan domba yang baik dan sehat

METODE PELAKSANAAN

Training Pembuatan Usaha Ternak Kambing dan Domba ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dengan  instruktur yang ahli ( lansung di balai pelatihan ).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha peternakan , dan instrument lain yang berhubungan dengan peternakan .

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang peternakan  & Associated IACT Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta (biaya sudah termasuk akomodasi penginapan)

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp: 021- 32805064

Mobile: 081311227684, 0856 1510 195

 

Training Dasar Aplikatif Peternakan Kambing dan Domba

PENGANTAR

Training Dasar Aplikatif Peternakan Kambing dan Domba – Kambing merupakan salah satu hewan yang memamahbiak yang hidup di Negara tropis, karena makanan utamanya yaitu rumput – rumputan dan dedaunan yang tumbuh di lahan luas dan liar. Kambing juga merupakan salah satu binatang yang diternak oleh manusia, karena selain dagingnya kambing juga menghasilkan kulit dan susu. Pada dasarnya kambing memiliki jenggot, dahi cembung, ekor yang agak ke atas, dan hampir seluruhnya berbulu lurus dan kasar. Kambing yang hidup di Indonesia ada beberapa jenis diantaranya kambing Ettawa, kambing kacang, kambing peranakan ettawa, kambing Jawarandu, dan kambing Saanen. Kambing berkembang biak dengan melahirkan. Kambing bisa melahirkan dua hingga tiga ekor anak, setelah bunting selama 150 hingga 154 hari, kambing dewasa kelaminnya dicapai pada usia empat bulan. Dalam setahun, kambing dapat beranak sampai dua kali.

Domba masuk dalam sub family Caprinae dan family Bovidae, Genus Ovis mencakup semua jenis domba, sedangkan domba domestikasi termasuk ke dalam spesies Ovis aries. Di dunia ada sekitar tujuh species domba diantaranya, Argali, domba peliharaan, Bighom sheep, Thinhorn sheep, Mouflon, Domba salju, dan Urial. Banyaknya ras domba membuat orang biasa membagi berdasarkan kemanfaatannya yaitu domba yang diambil bulunya ( wol ), domba yang diambil dagingnya, dan domba yang diambil bulu dan dagingnya. Daging domba merupakan salah satu bagian sumber protein dan lemak hewani. Manfaat lain dari ternak domba yaitu kulit dan bulunya yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri kerajinan berbahan baku kulit bulu. Lokasi untuk peternakan domba sebaiknya berada di areal yang cukup luas, udaranya segar dan keadaan sekelilingnya tenang, dekat dengan sumber pakan ternak, memiliki sumber air, jauh dari daerah pemukiman dan sumber air penduduk. Untuk itu Associated IATC Consultant mengajak para peternak kambing dan domba, para UKM di daerah, dan instrument yang berhubungan dengan peternakan agar dapat mengetahui teknik dasar aplikatif peternakan kambing dan domba, sehingga dapat mengahsilkan kambing dan domba yang berkualitas baik.

MANFAAT

Training Dasar Aplikatif Peternakan Kambing dan Domba ini sebagai alat bantu para pengusaha dan peternak kambing dan domba untuk mengetahui cara beternak kambing dan domba yang baik, dapat memilih bibit ternak yang berkualitas, mengetahui jenis – jenis kambing dan domba, mengetahui pakan tenak yang tepat dan menghasilkan kambing dan domba yang berkualitas baik.

BAHAN MATERI                           

  • Analisa Usaha (rancangan bisnis peternakan)
  • Manajemen kandang
  • Manajemen kesehatan ternak
  • Manajemen pakan ternak
  • Produksi ternak
  • Perkawinan kambing dan domba
  • Aplikasi teknologi terapan reproduksi ternak

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang kambing dan domba
  2. Mengetahui jenis – jenis kambing dan domba yang ada di Indonesia
  3. Mengetahui pakan ternak yang baik untuk kambing dan domba
  4. Mengetahui manfaat yang diperoleh dari kambing dan domba
  5. Menghasilkan kulaitas kambing dan domba yang baik dan sehat

METODE PELAKSANAAN

Training Dasar Aplikatif Peternakan Kambing dan Domba  ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dengan  instruktur yang ahli ( lansung di balai pelatihan ).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha peternakan kambing dan domba , dan instrument lain yang berhubungan dengan peternakan .

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang peternakan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Kaos, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta

Biaya sudah termasuk akomodasi penginapan.

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI PELATIHAN

2 HARI ( efektif 14 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Telpon: 021-32805064

Contact person: 081311227684, 0856 1510 195

 

Training Peternakan Sapi Potong

PENGANTAR

Training Peternakan Sapi Potong – Jika kita melihat peredaran daging sapi di indonesia, akan kita temukan banyak jenis-jenis daging sapi potong yang biasa di hasilkan oleh peternak lokal maupun impor. Di mana dari masing-masing jenis sapi tersebut memilik sifat genetika dan ciri khas tersendiri baik dari sisi bentuk fisik dan waktu pertumbuhanya. Sapi-sapi yang di jadikan sebagai sumber daging seperti: sapi ongole, sapi PO (peranakan ongole), sapi bali,dan sapi madura. Dan ada juga sapi yang biasa di ekspor ke negara tetangga seperti malaysia yaitu sapi aceh.

Dan survey di Indonesia saat ini mengatakan bahwa tidak dipungkiri bahwa kebutuhan daging sapi belum mampu di penuhi oleh para peternak lokal, sehingga bisnis sapi impor banyak di gandrungi para importir untuk memanfaatkan celah ini. Berbagai penyuluhan dan pendidikan sudah banyak di lakukan pemerintah ataupun lembaga konsultan seperti kami IATC by BMD Group Corporate, yaitu caranya dengan menyelenggarakan program-program pelatihan terkait dengan seluruh skill yang di butuhkan dalam usaha ternak yang saat ini mendominasi peternak lokal suli untuk maju.

Program Pelatihan Peternakan Sapi Potong yang di selenggarakan oleh IATC ini juga akan di kombinasikan dengan teknik bagaimana membuat pakan ternak yang tepat, pembibitan, manajemen kandang, hingga pemasaran yang menjadi kunci utama dalam membangun usaha ternak. Salah satunya dengan teknik online yang telah terbukti telah mendongkrak omset para peternak yang mulai melek terhadap teknologi saat ini.

MAKSUD & TUJUAN

Pelatihan Peternakan Sapi Potong ini di kemas dan di rancang untuk memberikan skill dan pengetahuan yang memadai dalam membangun usaha ternak sapi potong. Di harapkan setelah menyelesaikan program ini di antaranya peserta mampu:

  1. Mengidentifikasi peluang-peluang dalam usaha ternak khususnya sapi potong
  2. Merencanakan usaha ternak dengan cara yang paling mudah dan tepat sasaran
  3. Terbinanya komunitas dan komunikasi yang baik kepada para pebisinis sapi potong sehingga usaha ternak sapi potong di Indonesia semakin maju serta mampu memenuhi kebutuhan daging sapi nasional
  4. Setelah menyelesaikan program ini peserta mampu mempraktekan ilmu yang di dapat, di mana selama prosesnya berjalan mendapatkan bimbingan langsung khususnya dari pengajar yang berpengalaman dan umumnya dari para komunitas pengusaha ternak sapi potong.

KEUNGGULAN PROGRAM

Adapun keunggulan dari program Training Peternakan Sapi Potong ini yaitu:

  1. Dibimbing langsung oleh para pakar dalam budidaya dan peternakan sapi potong.
  2. Program ini bisa disesuaikan dan dikombinasikan terhadap: program-program CSR perusahaan, kegiatan swadaya masyarakat, kegiatan penyuluhan, program pengembangan desa tertinggal, program peningkatan ekonomi kerakyatan dan program-program sosial (non profit) lainya yang membutuhkan.
  3. Khusus untuk pemasaran secara online via internet akan mendapatkan bimbingan dan konsultasi tidak terbatas via email.

BAHAN AJAR YANG AKAN DISAMPAIKAN

  1. Teknik dan analisa prospek dan usaha ternak sapi potong di indonesia
  2. Manajemen kandang sapi potong: desain bangunan dan fasilitas pendukung
  3. Kesehatan ternak sapi potong: pemeliharaan, perawatan dan pengembangan
  4. Teknik membuat dan mengelola konsentrat dari berbagai bahan baku terbaik dan mudah di dapat.
  5. Pemanfaatan liimbah ternak menjadi pupuk, biogas dan berbagai alternatif teknologi lainnya.
  6. Manajemen perencanaan dan pemasaran usaha ternak sapi potong
  7. Teknik pemasaran; secara tradisional dan memanfaatkan teknologi seperti promosi via internet dengan sarana website ataupun jasa iklan/pemasaran online seperti: social media, situs-situs jual beli gratis, dan iklan premium di google
  8. Kunjungan ke kandang ternak percontohan

BAHAN AJAR PRAKTEK

  1. Desain dan perencanaan kandang
  2. Memilih bahan baku pakan ternak dan cara membuat pakan ternak
  3. Menganalisa kebutuhan pasar dengan analisa mesin pencarian informasi (google, yahoo, bing)
  4. Merencanakan promosi online via internet: membuat website yang di senangi mesin pencarian (google, yahoo, bing), menarik dan enak di baca, mempunyai daya tarik dan daya jual tinggi dan proses perawatan.

SIAPA YANG PERLU HADIR..??

Pengusaha ternak yang bisnisnya stagnan karena tidak maju, masyarakat yang ingin memulai bisnis sapi secara perlahan namun pasti, para investor yang ingin berbisnis ternak, program corporate social responsibility (CSR) baik perusahaan/kepemerintahan, para profesional/praktisi yang ingin mendekati masa pensiun namun ingin tetap memiliki aktifitas dan penghasilan di masa tua, dan lain-lainnya.

TEAM PENGAJAR

Edy Sophian, S.PT & Team

Beliau adalah seorang praktisi yang sudah sangat berpengalaman dibidang Peternakan. Latar belakang beliau sebagai praktisi diberbagai kegiatan seperti: Tenaga teknisi sinkronisasi birahi dan inseminasi buatan di Cibinong, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan tahun 2002, Tenaga teknisi reproduksi dan kesehatan ternak di P2 Bioteknologi LIPI 2002-sekarang, Tenaga teknisi inseminasi buatan dan embrio transfer di Kalimantan Selatan, Sumatera Barat dan Jawa Barat  tahun 2003, Tenaga teknisi inseminasi buatan di Nusa Tenggara Timur tahun 2004-sekarang, Tenaga teknisi inseminasi buatan dan embrio transfer di Bantaeng, Enrekang (Sulsel) dan Kendari (Sultra) tahun 2005, Teknisi kegiatan Ristek ATP  2008 di Kab. Jembrana, Bali dan Palembang tahun 2008-2010, Teknisi kegiatan Penerapan Teknologi Reproduksi Ternak Sapi dan Kerbau Ristek 2009 di Sumbawa, NTB tahun 2009 – 2010, Teknisi Kegiatan Kompetitif 2010 tahun 2010-2011, Teknisi Kegiatan IPTEKDA Bottum Up 2010 di Kab. Toraja Utara, Teknisi Kegiatan IPTEKDA Khusus 2011 di Kab. Gowa  Sulawesi Selatan, Teknisi Kegiatan IPTEKDA Khusus 2011 di Kab. Aceh Besar  NAD, Teknisi kegiatan Penerapan Teknologi Reproduksi Ternak Sapi  Ristek 2011 (SiDa)di Lombok Barat, NTB tahun 2011-2012, Tenaga Ahli Untuk Pelaksanaan seleksi betina produktif inseminasi buatan dan embrio transfer sapi dan kerbau di Enrekang (Sulsel) kerjasama degan Disnak dan Pemda Enrekang tahun 2011-2012, Pengajar dan Instruktur  pada Pelatihan Teknologi Peternakan di Disnak Kab Malinau Kaltara tahun 2010-2013, Pengajar dan Instruktur  pada Pelatihan Inseminasi Buatan dan Diagnosa Kebuntingan Pada Sapi di Disnak Mataram NTB tahun 2011-2013, Koordinator dan TIM Teknisi Kegiatan IPTEKDA Penggemukan Sapi Potong Di Bogor Jawa Barat tahun 2012-2013, Tenaga Teknisi Kegiatan IPTEKDA Budidaya Ternak Kerbau di LEBAK BANTEN tahun 2013, Tenaga Ahli Untuk Pelaksanaan seleksi betina produktif inseminasi buatan dan embrio transfer sapi dan kerbau di, Enrekang (Sulsel) kerjasama dengan Disnak dan Pemda Enrekang tahun 2013, Tenaga Teknisi Kegiatan Usaha Pembibitan sapi Village Breeding Center Dalam rangka Pemberdayaan Masyarakat Dikawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu Kabupaten Siak KEGIATAN KONPETITIF tahun 2013-2015. Jadi pengalaman beliau tidak diragukan lagi sudah pasti berkompeten dibidang peternakan.

BIAYA PENDAFTARAN

Rp 3.300.000/peserta belum termasuk pajak, dan sudah termasuk fasilitas: Perlengkapan pelatihan dan praktikum, makan siang, snack, penginapan untuk 2 malam, transportasi kunjungan PP (penginapan, meeting room & lokasi praktek). Dan untuk menginap di Smart City Hotel Serpong BSD/Wisma Tamu Puspiptek/POP Hotels Serpong BSD tergantung ketersediaan kamar pada saat pelatihan dengan 1 kamar di huni oleh 2 orang (sharing)

Note: Dengan menambah biaya akomodasi Rp 750.000/orang anda akan mendapatkan website profesional yang bisa digunakan untuk memasarkan produk hasil peternakan sapi potong yang anda produksi dan sebagai profil usaha untuk sarana promosi.

JADWAL DIKLAT TERNAK SAPI POTONG TAHUN 2015:

  • 28-30 Agustus 2015 Serpong
  • 30 Oktober – 1 November 2015
  • 27-29 November 2015
  • 18-20 Desember 2015

Training Kiat Penggemukan Sapi Pedaging di Lahan Sempit

PENGANTAR

Training Kiat Penggemukan Sapi Pedaging di Lahan Sempit – Usaha penggemukan sapi potong merupakan salah satu peluang usaha yang prospektif yang dapat dikembangkan di Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya kebutuhan akan konsumsi daging di Indonesia  dari tahun ke tahun, sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan rata-rata kualitas hidup masyarakat, serta semakin tingginya kesadaran dari masyarakat untuk mengkonsumsi pangan dengan kualitas baik dan kuantitas yang cukup.

Usaha penggemukan sapi potong juga relevan dengan upaya pelestarian sumberdaya lahan. Kotoran sapi yang diperoleh selama masa penggemukan, selain volumenya yang cukup besar juga memiliki berbagai kandungan senyawa dan mikroorganisme   yang dapat digunakan untuk memperbaiki tekstur dan kesuburan tanah. Dalam tinjauan makro, pengembangan usaha penggemukan sapi juga merupakan salah satu upaya penghematan devisa. Pengembangan usaha penggemukan sapi merupakan salah satu upaya substitusi impor. Dengan demikian usaha penggemukan sapi sangat layak dalam tinjauan mikro, dan sangat terpuji dalam pandangan makro. Indonesia membutuhkan 680.000 ton daging sapi per tahun dan belum terpenuhi. Salah satu kendala dalam usaha ini adalah lamanya proses penggemukan,  dengan kenaikan bobot 1—1,2 kg/ekor/hari. IATC Consultant  mengajak Anda belajar langsung dengan pakarnya bagaimana kiat menggemukkan sapi mulai dari pemilihan bakalan, manajemen pakan dan pemeliharaan sehingga bisa mencapai bobot 1,6 kg/hari untuk sapi jantan dan 1,4 kg/hari untuk sapi betina dalam waktu 90—100 hari.

MANFAAT

Training Kiat Penggemukan Sapi Pedaging di Lahan yang Sempit ini sebagai alat bantu untuk para peternak sapi, UKM di berbagai daerah, instrument yang berkaitan dengan peternakan agar dapat mengetahui teknik penggemukan sapi dan menghasilkan kualitas sapi pedaging yang berdaya jual tinggi.

BAHAN MATERI

  • Mengenal sapi pedaging
  • Pemilihan bakalan
  • Perkandangan (kandang koloni dan individu)
  • Manajemen pakan/meramu pakan konsentrat
  • Manajemen pemeliharaan
  • Kunjungan farm

MAKSUD DAN TUJUAN

Diharapkan setelah peserta mengikuti pelatihan ini mampu :

  • Mengenal jenis sapi pedaging
  • Memilih bakalan sapi pedaging yang baik
  • Membuat perkandangan baik koloni maupun individu
  • Membuat manajemen pakan konsentrat
  • Mampu manajemen pemeliharaan sapi pedaging

METODE PELAKSANAAN

Pelatihan Peternakan Sapi Potong dan Sapi Perah ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dari instruktur yang ahli ( lansung di peternakan sapi ).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha peternakan sapi, dan instrument lain yang berhubungan dengan peternakan sapi.

INSTRUKTUR                                                                        

Tenaga ahli di bidang peternakan sapi & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta

Biaya sudah termasuk akomodasi penginapan.

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI PELATIHAN

3 HARI ( efektif 21 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp. 021-32805064

Cp: 081311227684, 0856 1510 195

Jadwal Pelatihan Training Kiat Penggemukan Sapi Pedaging di Lahan Sempit Tahun 2015 : 

  • 27-29 April 2015 Malang
  • 10-12 Juni 2015 Malang
  • 26-28 Agustus 2015 Malang
  • 28-30 Oktober 2015 Malang
  • 28-30 Desember 2015 Malang

Training Membuat Pakan Ternak

PENDAHULUAN

Sudah sadarkah kita sebagai perternak, bahwa pakan mempunyai peran penting dalam sistem keamanan pangan..??. Mengingat dalam hal ini mutu dari hasil peternakan sangat di tentukan oleh olahan pakan yang di berikan. Mutu pakan inilah yang nantinya akan tercermin pada hasil ternak yang di dapat. Pakan memegang peranan terpenting dalam sistem keamanan pangan, karena mutu pakan akan tercermin dalam produk ternak yang dihasilkan. Terkait dengan hal ini keamanan pangan asal ternak sangat erat hubungan dengan pengawasan pakan atau bahan pakan. Sehingga pemerintah menerbitkan beberapa kebijakan dan peraturan yang berkaitan dengan pakan diantaranya: SK Menteri Pertanian, SK Dirjen Peternakan dan SNI tentang pakan No. 01-3930-1995.

Dalam kesempatan yang baik ini sebagai agro consultant IATC bermaksud menyelenggarakan program Training Membuat Pakan Ternak yang di maksudkan untuk membantu para peternak seperti: sapi, kambing, unggas, ayam, bebek agar mampu membuat secara mandiri pakan ternaknya menggunakan bahan baku yang sehat, aman dan mudah di dapat tentunya tidak lupa dengan biaya yang murah dan terjangkau namun dengan hasil panen tetap yang terbaik. Dalam program ini akan melibatkan team pengajar seperti dari kementrian peternakan, lembaga penelitian dan praktisi pembuat pakan ternak yang berpengalaman di bidangnya.

MANFAAT PROGRAM

Program ini akan banyak memberikan manfaat diantaranya yaitu:

  • Para peserta akan memahami persyaratan dan
  • Akan membantu para peternak dalam menentukan jenis pakan apa yang cocok untuk usaha ternaknya

 

 

Training Teknik Budidaya Ikan Lele dengan Pembenihan secara Tradisional

PENGANTAR

Training Teknik Budidaya Ikan Lele dengan Pembenihan secara Tradisional – Budidaya ikan lele (clarias batrachus) pembenihan merupakan kegiatan awal dalam usaha ternak lele. Tanpa kegiatan pembenihan, maka kegiatan lain seperti pendederan dan pembesaran tidak mungkin terlaksana.  Secara garis besar, kegiatan pembenihan pada budidaya ikan lele secara tradisional ini meliputi pemeliharaan induk, pemilihan induk lele siap pijah, pemijahan, serta perawatan larva ikan atau benih lele. Ikan lele secara ilmiah terdiri dari banyak species, dan tidak mengherankan pula apabila lele di Nusantara mempunyai banyak nama daerah diantaranya ikan kalang (Sumbar), ikan maut (Gayo dan Aceh), ikan sibakut (Karo), ikan pintet (Kal-sel), ikan keeling (Makasar), ikan cepi (Sul-Sel) dan lain sebagainya. Untuk menghasilkan ikan lele yang maksimal, anda harus memperhatikan bagian yang satu ini yaitu kolam ikan. Kolam lele tidak harus besar dan bersih karena lele lebih menyukai air yang keruh, oleh karena itu jangan sering-sering mengganti air kolam tersebut, kolam lele bisa menggunakan kolam yang dilapisi dengan terpal sehingga anda tidak perlu menambah biaya untuk membuat kolam lele yang bagus. Jika air yang digunakan terlalu bersih, lele justru tidak akan bisa berkembang biak dengan baik.

Ikan lele yang akan anda pelihara haruslah dari bibit yang kualitasnya baik sehingga akan menghasilkan ikan-ikan lele yang baik pula. Pastikan bahwa ikan lele yang anda pilih benar-benar sehat dan juga bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Banyak para peternak lele kurang memperhatikan kualitas dari bibit lele yang akan diternakkan sehingga hasil yang didapatkan oleh peternak tersebut tidak maksimal. Lele merupakan hewan yang cukup rakus dan bisa memakan apa saja, anda bisa memberi makan ikan lele secara rutin dua kali sehari hal ini dilakukan agar lele tidak terlalu banyak makan yang bisa menyebabkan kematian mendadak, selain itu juga untuk menghindari kanibalisme antar lele. Hal yang terpenting juga adalah pemberian nutrisi dan vitamin bagi lele sangatlah penting karena selain bisa menghindari lele terserang penyakit juga bisa menjaga agar tubuh lele tersebut tidak berbeda dalam perkembangnya. Untuk itu Associated IATC Consultant mengajak para pengusaha peternakan lele, para UKM di daerah, dan instrument yang berkaitan dengan peternakan agar dapat  mengetahui teknik budidaya ikan lele dengan pembenihan secara tradisional, sehingga dapat mengahsilkan ikan lele yang berkualitas baik dan berdaya jual tinggi.

MANFAAT

Training Teknik Budidaya Ikan Lele dengan Pembenihan secara Tradisional ini sebagai alat bantu para pengusaha dan peternak ikan lele untuk mengetahui cara beternak  ikan lele yang baik, dapat memilih bibit ternak yang berkualitas, mengetahui jenis – jenis  ikan lele, mengetahui pakan tenak yang tepat dan menghasilkan ikan lele yang berkualitas baik.

BAHAN MATERI                           

  • Analisa Usaha (rancangan bisnis peternakan)
  • Manajemen kolam
  • Manajemen kesehatan
  • Manajemen pakan
  • Produksi ternak
  • Pembenihan
  • Aplikasi teknologi terapan reproduksi

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang  ikan lele
  2. Mengetahui jenis – jenis ikan lele yang ada di Indonesia
  3. Mengetahui pakan ternak yang baik untuk  ikan lele
  4. Mengetahui manfaat yang diperoleh dari  ikan lele
  5. Menghasilkan kualitas  ikan lele  yang baik dan sehat

METODE PELAKSANAAN

Training Teknik Budidaya Ikan Lele dengan Pembenihan secara Tradisional  ini menggunakan metode partisipatif (50% teori dan 50% praktek), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan praktek di lapangan dengan  instruktur yang ahli (langsung di balai pelatihan).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha peternakan ikan, dan lembaga lain yang berhubungan dengan peternakan/perikanan.

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang peternakan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Kaos, Tas Ransel, 2X Lunch, 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta

Biaya sudah termasuk akomodasi penginapan.

DURASI PELATIHAN

3 HARI ( efektif 21 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp. 021-34609080

Cp: 081311227684

Klien Kami
error: Peringatan..!! Anda tidak di izinkan mengcopy tulisan ini tanpa izin, Jika anda menginginkan Sylabus Untuk Training ini Silahkan Call: 021-32805064