IATC - Indonesian Agrotechnology Training Centre & Consultant

  Training Agrobisnis - Konsultan Agro Teknologi - Agro Consultant Indonesia

Training Budidaya Sayuran Dengan Teknologi Hidroponik NFT ( Nutrient Film / Flow Technique ) (23-25 Maret 2015 Malang)

PENGANTAR

Training Budidaya Sayuran Dengan Teknologi Hidroponik NFT ( Nutrient Film / Flow Technique ) – Kata hidroponik tidak asing lagi dikalangan pencinta tanaman baik sayuran maupun tanaman hias, karena sekarang ini sudah banyak para petani sayur maupun orang yang hanya sekedar hobi menanam menerapkan teknik dengan cara hidroponik. Istilah hidroponik itu sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja / daya. Dengan demikian hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah atau bahan porous lainnya dengan pemberian unsur hara terkendali yang berisi unsur – unsur esensial yang dibutuhkan tanaman. Teknologi hidroponik juga biasa disebut budidaya tanaman tanpa tanah atau soilless culture.

Hidroponik sendiri dibedakan menjadi tiga kelompok berdasarkan media yang digunakan yaitu, kultur air, kultur agrerat, dan NFT ( Nutrient Film Technique ). Kultur air merupakan metode yang dimana tanaman ditumbuhkan pada media tertentu yang dibagian dasar terdapat larutan yang mengandung hara makro dan mikro, sehingga ujung akar menyentuh larutan yang mengandung nutrisi tersebut. Kultur agrerat merupakan metode dimana tanaman ditanam dengan media berupa kerikil, pasir, arang sekam dan lain – lain yang disterilkan terlebih dahulu dengan pemberian unsur hara yang mengairi media tanam. Sedangkan NFT merupakan metode yang dimana tanaman ditanam di selokan sempit dan panjang yang terbuat dari lempengan logam anti karat, dan unsur hara diberikan dengan cara mengalirkan ke dalam selokan tersebut sehingga disekitar akar akan terbentuk film / lapisan tipis sebagai makanan tanaman tersebut.

Faktor yang sangat berpengaruh penting dalam teknologi hidroponik ini yaitu pemberian unsur hara yang tepat seperti N, P, K, Ca, Mg dan S yang merupakan unsur hara makro, sedangkan unsur hara mikro yang dibutuhkan yaitu, Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo, dan Ci. Selain itu, media tanam yang sesuai dengan jenis tanaman juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Peran penting lainnya yang mendukung teknologi hidroponik adalah kualitas air yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman secara hidroponik mempunyai tingkat sanilitas yang tidak melebihi 2500 ppm, atau nilai EC tidak lebih dari 6,0 mmhos/cm serta tidak mengandung logam berat dalam jumlah besar karena bersifat racun. Salah satu kelebihan yang dimiliki bertanam secara hidroponik adalah produksi tanaman persatuan luas lebih banyak, tanaman tumbuh lebih cepat, pemakaian pupuk lebih hemat, ramah lingkungan, control air, unsur hara dan pH lebih teliti, pemakaian air lebih efisien, serta dapat menanam tanaman di lokasi yang tidak mungkin / sulit ditanami seperti di lingkuangan tanah miskin akan unsur hara dan berbatu.

MANFAAT

Training Budidaya Sayuran Dengan Teknologi Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique ) ini sebagai alat bantu untuk para petani sayur atau penghobi tanaman yang masih pemula agar dapat mengetahui cara atau teknik budidaya tanaman sayur dengan menggunakan hidroponik NFT  yang baik dan benar sehingga mengahasilkan sayuran yang berkualitas dan ramah lingkungan.

TARGET DAN TUJUAN

  1. Memberikan pengertian dasar tentang teknologi hidroponik NFT
  2. Mengetahui cara memilih bibit sayuran yang berkualitas dan sesuai dengan teknologi hidroponik
  3. Mengetahui jenis – jenis media tanam yang digunakan dalam teknologi hidroponik
  4. Mengetahui teknik atau cara menanam sayuran secara hidroponik yang baik dan benar
  5. Menghasilkan sayuran yang berkualitas dan berdaya jual tinggi

METODE PELAKSANAAN

Training Budidaya Sayuran Dengan Teknologi Hidroponik NFT ini menggunakan metode partisipatif ( 50% teori dan 50% praktek ), disajikan dalam bentuk materi perkuliahan / ceramah, studi kasus, diskusi, tugas individu dan parktek di lapangan dari instruktur yang ahli ( langsung di Lab dan balai pelatihan).

SIAPA SAJA PESERTANYA???

Kelompok UKM di daerah, pengusaha perkebunan sayur , penghobi tanaman sayur ,dan instrument lain yang berhubungan dengan perkebunan .

INSTRUKTUR

Tenaga ahli di bidang pangan & Associated IATC Consultant

FASILITAS

Sertifikat, Modul (Hard/Soft Copy), Training Kit (blocknote+Ballpoint), Jacket, Tas Ransel, 1X Lunch & 2X Coffe Break/hari, Foto Bersama Seluruh Peserta, dilaksanakan di Balai pelatihan.

INVESTASI

Rp. 4.500.000 / peserta (biaya sudah termasuk akomodasi penginapan)

Paket Public Training untuk Kelompok/Group
No Kondisi 10 Peserta 15 Peserta 20 Peserta
1 Tanpa Inap Rp. 3.750.000 / orang Rp. 3.500.000 / orang Rp. 3.250.000 / orang
2 Menginap Rp. 4.500.000 / orang Rp. 4.250.000 / orang Rp. 4.000.000 / orang

DURASI

3 HARI ( efektif 21 jam ) mulai pukul 09.00 – 16.00

INFORMASI & PROMO

Tlp: 021- 32805064

Mobile: 081311227684, 0856 1510 195

Jadwal Training Budidaya Sayuran denga Sistem Hidroponik tahun 2015 :

  • 23-25 Maret 2015 Malang
  • 04-06 Mei 2015 Bandung
  • 28-30 Juli 2015 Bogor
  • 02-04 September 2015 Malang
  • 02-04 November 2015 Bandung

Speak Your Mind

*

Klien Kami
error: Peringatan..!! Anda tidak di izinkan mengcopy tulisan ini tanpa izin, Jika anda menginginkan Sylabus Untuk Training ini Silahkan Call: 021-32805064